Mawardi Sekretaris KPA Meuruhom daya juga
angkat bicara persoalan Din Minimi yang selama ini menggegerkan dengan
kehadirannya membuat polemik baru dan merupakan tugas Pemerintah Aceh
baik Gubernur Aceh, Zaini Abdullah, Ketua DPRK, Tgk. Muharuddin bersama
Wakil Gubernur, Muzakir Manaf dan Wali Nanggroe Aceh, Malik Mahmud
Al-Haytar.
Mawardi menjelaskan bahwa saat ini kita tidak mendukung jika harus ada perperangan kembali di bumi serambi Mekah “Namun keadilan dari Pemerintah Aceh yang sangat kita butuhkan” dan pemerintah harus melakukan konsolidasi dengan Din Minimi.
Pada dasarnya Din Mini hari ini hanya menuntut keadilan kepada Pemerintah Aceh terhadap apa yang terjadi hari ini.
“untuk saat ini masih banyaknya mantan Kombatan dari GAM masih hidup di bawah garis kemiskinan ada di mana-mana,” terang Mawardi.
Ditambahkannya Pemerintah Aceh harus mampu menciptakan peluang pekerjaan bagi masyarakat Aceh, memberikan keadilan dalam melakukan pembangunan demi untuk menghindari Din Minimi lainnya.
“Kita pantau di media selama ini oknum-oknum hanya sibuk dengan perebutan jabatan namun kesejahteraan rakyat terabaikan,” jelasnya.
“Menjaga nama baik Partai Aceh sepatutnya langkah-langkah dalam mensejahterakan rakyat yang sangat terutama bukan malah menambah daftar buruk,” ujar Sekretaris KPA Meureuhom Daya ini.
Mawardi menjelaskan bahwa saat ini kita tidak mendukung jika harus ada perperangan kembali di bumi serambi Mekah “Namun keadilan dari Pemerintah Aceh yang sangat kita butuhkan” dan pemerintah harus melakukan konsolidasi dengan Din Minimi.
Pada dasarnya Din Mini hari ini hanya menuntut keadilan kepada Pemerintah Aceh terhadap apa yang terjadi hari ini.
“untuk saat ini masih banyaknya mantan Kombatan dari GAM masih hidup di bawah garis kemiskinan ada di mana-mana,” terang Mawardi.
Ditambahkannya Pemerintah Aceh harus mampu menciptakan peluang pekerjaan bagi masyarakat Aceh, memberikan keadilan dalam melakukan pembangunan demi untuk menghindari Din Minimi lainnya.
“Kita pantau di media selama ini oknum-oknum hanya sibuk dengan perebutan jabatan namun kesejahteraan rakyat terabaikan,” jelasnya.
“Menjaga nama baik Partai Aceh sepatutnya langkah-langkah dalam mensejahterakan rakyat yang sangat terutama bukan malah menambah daftar buruk,” ujar Sekretaris KPA Meureuhom Daya ini.






0 komentar:
Posting Komentar